Ruang Ketiga di UNISA: Dialektika Mahasiswa dan Kemuhammadiyahan
Sebagai sebuah pusat studi di Universitas Aisyiyah Yogyakarta, The Aisyiyah Center melakukan sebuah riset tentang AISYIYAH DAN PERTUMBUHAN RUANG KETIGA BAGI ANAK MUDA DI UNISA YOGYAKARTA. Diskursus tentang Ruang Ketiga di perguruan tinggi menjadi relevan di UNISA, karena input mahasiswa di kampus ini berasal dari latar belakang kultural dan keagamaan yang berbeda-beda, sementara UNISA sendiri menerapkan kebijakan keagamaan Muhammadiyah dan Aisyiyah: Islam Berkemajuan. Hal ini berpotensi untuk pertumbuhan ruang ketiga, yaitu kemunculan ruang ekspresi baru di antara dua konsep atau wacana yang berbeda (Bhabha, 1994). Dalam konteks UNISA, kebijakan UNISA dengan prinsip Islam Berkemajuan diandaikan sebagai Ruang Pertama, sedangkan mahasiswa UNISA yang datang dari beragam latar belakang budaya dan keagamaan diandaikan sebagai Ruang Kedua. Maka, interaksi (mungkinContinue Reading



