Loading...
ResearchSekolah Riset Aisyiyah (SRA)Updates

Emak-Emak dalam Pemilu Presiden 2019

Dalam rangka mendorong tumbuhnya minat riset tentang Aisyiyah, The Aisyiyah Center Universitas Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan “Sekolah Riset Aisyiyah“. Kegiatan ini merupakan serial diskusi kecil yang membahas hasil-hasil riset tentang Aisyiyah dan perempuan di Indonesia. Beberapa artikel jurnal atau buku yang membahas tentang Aisyiyah dan perempuan Indonesia dibahas dalam serial diskusi ini.


  • Topik: Motherhood Identity in the 2019 Indonesian Presidential Elections
  • Penulis: Kurniawati Hastuti Dewi, peneliti BRIN
  • Pelaksanaan: 15 Oktober 2023, di Sekretariat The Aisyiyah Center Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Identitas keibuan gencar dikerahkan saat kampanye pemilihan presiden Indonesia 2019. Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan aktivis perempuan di Jakarta dan sekitarnya dari September 2018 hingga April 2019, artikel ini menganalisis kontestasi ide tentang identitas keibuan yang diungkapkan dalam retorika kampanye “kekuatan emak-emak” (ibu kelas pekerja biasa ) dan “Ibu Bangsa” (Bunda Bangsa). Ia berpendapat bahwa “kekuatan emak-emak”, yang digunakan oleh kampanye Prabowo-Sandi, adalah narasi populis yang berusaha memberdayakan ibu biasa dan mirip dengan penggunaan identitas keibuan sebagai narasi populis di Amerika Latin. Sementara itu, pasangan Jokowi-Ma’ruf mengedepankan gagasan Ibu Bangsa yang kurang terkait dengan persoalan sehari-hari perempuan biasa. Artikel ini mengungkap bagaimana perdebatan di antara para aktivis perempuan atas dua istilah yang bertikai menandakan perpecahan politik gerakan perempuan, termasuk dalam dukungannya terhadap dua calon presiden. Artikel ini tidak hanya berupaya memperkaya wacana gender dan populisme di Indonesia, tetapi juga memberikan potret pergerakan perempuan Indonesia saat ini.

BACA JUGA:   Komunikasi Pemberdayaan Suku Terasing
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *